Cara Membuat Dot Kucing Sendiri, Mudah dan Murah!

Bagaimana cara membuat Dot Kucing - Photo by Danilo Batista on Unsplash
Apa pentingnya dot bagi anak kucing? Bagaimana cara membuat Dot Kucing sendiri di rumah? Baca ya. (Foto: Danilo Batista)
Bagaimana cara membuat Dot Kucing - Photo by Danilo Batista on Unsplash
Apa pentingnya dot bagi anak kucing? Bagaimana cara membuat Dot Kucing sendiri di rumah? Baca ya. (Foto: Danilo Batista)

Kamu pasti setuju, anak kucing itu terlihat lucu dan imut banget bukan? Nah, ada fase saat anak kucing itu baru disapih oleh induknya. Sama seperti bayi manusia, mereka akan merasa kesulitan melepaskan kebiasaan lama. Salah satu solusi/cara menghadapinya adalah, dengan memberikan dot. Bagaimana kalau membuat dot sendiri?

Cara membuat dot kucing sendiri, mudah kok. Membuat dot kecil untuk kucing kecil kesayangan. Ide bagus bukan, membuat dot bayi kucing sederhana untuk membantu sementara kebutuhan mereka.

Fase membutuhkan empengan setelah disapih, tidaklah lama. Namun kita perlu mengetahui tentang dot kucing ini. Informasi di artikel blog ini, bukan hanya sekadar membuat empeng yang cocok buat kucing. Namun juga memastikan kucing kecil kita mendapatkan yang terbaik dalam fase ini.

Baca juga:
* 6 Manfaat Memelihara Kucing, Bisa Bikin Bahagia juga Lho!

Dot Bayi Kucing Sederhana

Gambar dot kucing kecil - Photo by Ramiz Dedaković on Unsplash
Dot kucing kecil. (Foto: Ramiz Dedaković)

Kalau bayi manusia akan menghisap jempol atau jari-jari lainnya. Kalau anak kucing beda, dia akan menghisap benda-benda yang kita anggap aneh. Dari karpet, pakaian, bantal, ekornya sendiri, rambut kita, dan lainnya. Semua diluar kendali kita.

Kalau hal tersebut terasa mengganggu kamu dan untuk memuaskan hasrat menyusuinya, maka berikan dot sebagai solusinya.

Sebelum membelikan atau membuatkannya dot, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan.

  • Aman digunakan anak kucing
  • Mudah dibersihkan
  • Tersedia dan mudah untuk diganti
  • Mudah dibawa-bawa

Membeli Dot

Empeng di dot ada yang terbuat dari bahan silikon, lateks, atau plastik. Silikon lebih kencang, lebih mudah dibersihkan dan lebih mudah tersedia. Bahan lateks lebih lembut dan lebih fleksibel.

Sehingga bahan lateks bisa dengan mudah digigit. Bahan plastik lebih tahan lama dan mudah dibersihkan.

Empeng menjadi satu bagian cetakan atau beberapa bagian yang dirakit menjadi sebuah dot. Dibuat untuk meniru puting susu induk. Dokter hewan langgananmu bisa memberi tahu ukuran dan bentuk empeng/dot yang sesuai dengan usia anak kucingmu.

Paling praktis memang membeli di toko terdekat atau memesan secara online. Banyak tersedia di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Lazada.

Cara Membuat Dot Bayi Kucing Sederhana

Bagi yang ingin membuat dot kucing sendiri, bisa ikuti langkah-langkah dibawah ini.

1. Alat dan alat dan bahan yang diperlukan:

alat dan bahan untuk membuat dot kucing - milza permatasari
(Gambar: milza permatasari)

2. Gunting sebagian pentil sepeda. Gunakan yang baru ya, agar bersih.

(Gambar: milza permatasari)

3. Masukkan ujung syringe kedalam pentil ban.

(Gambar: milza permatasari)

4. Potong sedikit badan syringe, jangan terlalu pendek.

(Gambar: milza permatasari)

5. Robek sedikit ujung dot, lalu masukkan sambungan pentil.

(Gambar: milza permatasari)

6. Dot kucing siap digunakan untuk anak kucing.

Gambar dot susu kucing - milza permatasari -
(Gambar: milza permatasari)

Selimut Anak Kucing

Oya, anak kucing bukan saja membutuhkan dot/empeng yang bisa dimasukkan kedalam mulutnya. Kitten juga membutuhkan sesuatu membuatnya merasa nyaman dan aman saat dia menyusui.

Disitulah kamu perlu melakan sesuatu yang bisa kamu lakukan sendiri (Do it Yourself/DIY). Membuat sesuatu yang bisa menjadi favoritnya.

Bahan ini digunakan sebagai pengganti tubuh induk kucing, jadi harus sesuatu yang hangat dan nyaman bagi anak kucingmu. Bisa berupa selimut, boneka, atau juga bantal. Pastikan bahan ini cukup besar untuk membungkus tubuh kitten.

Kamu bsia menjahit empeng agar melekat ke bahan. Sehingga kuat untuk menjaga agar tidak terlepas/terjatuh.

Alasan Perlunya Dot Kucing

Dot Kucing - Photo by Nina Mercado on Unsplash
(Photo by Nina Mercado)

Ada banyak alasan kita harus membuat dot kucing. Beberapa diantaranya berkaitan dengan kelangsungan hidup si anak kucing itu sendiri. Alasan lain mungkin kurang mendesak, namun tidak kalah penting juga.

Dibawah ini beberapa alasan yang bisa jadi kamu temui dirumah.

1. Anak kucing yang disapih terlalu dini

Anak kucing, idealnya, disusui sampai mereka berusia sekitar 4 minggu. Penyapihan harus dilakukan secara bertahap saat anak-anak kucing berusia antara 4 – 10 minggu.

Menyusui itu bukan sekadar untuk mendapatkan makanan. Namun juga berfungsi sebagai sumber kenyamanan, kepastian, dan keamanan. Bukan kamu aja yang butuh itu? 😀

Anak kucing mengasosiasikan dirinya menyusui itu, sama dengan menjadi dekat dengan ibunya.

Jangan terlalu dini menganggap anak kucing yangsudah bisa makan makanan padat itu siap untuk meninggalkan kenyamanan dan kehangatan yang diberikan seorang ibu.

Ketika kitten disapih terlalu dini atau tiba-tiba, bisa jadi kitten akan perlu lebih banyak waktu penyesuaikan diri.

Untuk itulah, kitten memerlukan sesuatu sebagai pengganti menyusui.

Tidak akan menjadi masalah, kalau ibunya masih mau terus merawat anaknya. Terkadang induknya akan menolak untuk menyusui lagi. Untuk menghindari stres pada anak kucing, kita bisa memberinya empeng/dot.

2. Untuk Bibit Kucing Tertentu

Beberapa ras kucing membutuhkan waktu menyapih lebih lama dari jenis yang lain.

Walaupun tidak ada bukti genetik yang mendukung pernyataan tersebut, keturunan kucing Siam dan Oriental lainnya paling sering dilaporkan dengan perilaku ini.

3. Untuk Mengatasi Kecemasan Kucing

Setiap makhluk hidup bisa menghadapi stres dan kecemasan secara berbeda. Situasi stres dapat dipicu oleh perubahan kebiasaan atau lingkungan, perubahan tempat tinggal, kematian atau tidak adanya orang dekat. Bisa juga karena adanya penambahan hewan peliharaan lain dirumah. Juga karena adanya penyakit.

Pada anak kucing, mungkin mencari sesuatu yang bisa untuk disusui. Kitten kebanyakan mengisap bahan kain. Agar kainmu tidak rusah dan kucing tidak tersedak benang apa pun, kita harus membiarkannya untuk menyusu pada dot.

Baca juga:
* Asyiknya Memelihara Kucing

4. Untuk Menunjukkan Kepercayaan

Anak kucing tidak mengisap saat ia merasa tidak nyaman. kalau dia terus-menerus mengisap tangan atau kaki, pakaian Anda, atau benda-benda di sekitarnya, itu adalah bentuk kepercayaan.

Untuk menghargai kepercayaan yang diberikannya kepada kita, mengapa tidak memberinya sesuatu yang istimewa untuk dihisap? Kitten akan lebih menyukaimu.

Namun pastikan juga agar tidak menjadi kebiasaan yang tidak bisa dilepaskan oleh anak kucingmu setelah dia menjadi dewasa.

Menyapih Anak Kucing Anda dari Dot

Pada akhirnya, anak kucing akan mulai tumbuh giginya, menjadi malas, dan terlalu terikat pada dot-nya. Maka, kita harus berpikir, dia sudah terlalu tua untuk terus menempel dengan dot. Bagaimana cara menyapih anak kucing dari dot? Mari kita bahas disini sekalian.

Langkah # 1: Kurangi Jumlah Dot

Pada awalnya memang kita selalu menyiapkan banyak dot, sebagai persiapan kalau sewaktu-waktu rusak atau hilang. Saat usianya mulai beranjak dewasa, mulailah kurangi jumlah dot yang kita tampakkan ke anak kucing. Untuk memastikan dia juga bakal bisa beralih dari dot secara bertahap.

Langkah # 2: Berikan Kegiatan Alternatif

Untuk alasan apa pun, kita harus punya alternatif lain selain dot yang biasa dihisapnya. Misal, kita memberinya mainan. Kalau ia terlihat cemas, bisa coba beri pijatan atau gelitikan. Ini akan membantu membuatnya rileks dan bahkan membantunya tidur dengan nyenyak.

Langkah # 3: Potong Dot

Sama seperti memberhentikan penggunaan dot ke anak kita sendiri. Kalau kucing kita susah dilepaskan dari dot-nya,potong saja bagian dari ujungnya. Anak kucing akan merasakan perbedaan tersebut, dan mudah-mudahan tidak menyukainya dot itu lagi.

Langkah # 4: Singkirkan Dotnya

Jika tidak ada dot disekitarnya, anak kucing akan mulai terbiasa. Ini bisa dilakukan bersamaan dengan kegiatan alternatif.

Kesimpulan

Anak kucing dapat memulai kebiasaan menyusu melalui dot, karena ada kebutuhan untuk merasa nyaman, aman. Menarik perhatian kitten dari mengisap hal-hal yang kurang diinginkan ke hal yang lebih menyenangkan, dapat membantu keakraban dengannya. Dan dot bisa berfungsi sebagai alat keakraban.

Item dot yang dipilih haruslah ramah kucing dalam segala aspek. Kita juga harus peduli dengan perawatan dot. Harus sering dijaga dan dibersihkan.

Membuat anak kucing mau minum dengan dot adalah tugas awal. Tugas berikutnya, melepaskan dot tersebut setelah kitten beranjak dewasa. Prosesnya harus bertahap agar kucing bisa menyesuaikan diri.

Apa kamu pernah memiliki pengalaman dengan dot yang dibuat khusus untuk kucing?

1 Trackback / Pingback

  1. Kucing Turkish Van: Cerdas, Lincah, dan Bisa Berenang % Planet Kucing

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*