4 Tips Diet Kucing yang Baik, Agar Tetap Sehat dan Bahagia

Menurunkan Berat Badan Kucing - Diet Kucing - jess-gu-6i7KoJ7TM5c - unsplash
(Gambar: Jess Gu/unsplash)
Menurunkan Berat Badan Kucing - Diet Kucing - yurii stupen zabRHXpJxTk - unsplash
Sama seperti manusia, diet kucing juga harus dilakukan bertahap. Jangan terlalu cepat. (Gambar: Yurii Stupen/unsplash)

Diet kucing itu bagaimana ya, apa sama caranya dengan diet manusia? Kucing yang kelebihan berat badan itu memang terlihat lucu dan menggemaskan ya. Namun tahukah kamu kalau kelebihan berat badan itu bisa merusak kesehatan kucing?

Diet kucing secara ketat bukanlah merupakan ide bagus. Menurunkan berat badan kucing dengan terlalu cepat bisa membunuhnya. Sama juga seperti diet manusia, menurunkan berat badan harus dilakukan secara bertahap.

Kalau kamu melihat kucingmu kelebihan berat badan, baiknya berkonsultasi dengan dokter hewan. Dengarkan saran mereka dalam membantu kucingmu mengurangi berat badan dengan cara yang benar.

Baca juga:
* Kucing Tidak Mau Makan? Ini 10 Penyebab dan Cara Mengatasi

Cara Menurunkan Berat Badan Kucing

Menurunkan Berat Badan Kucing - Diet Kucing - jess-gu-6i7KoJ7TM5c - unsplash
(Gambar: Jess Gu/unsplash)

Kali ini PlanetKucing.com merangkum berbagai tips tentang cara membantu kucing menurunkan berat badan. Tentunya dengan cara yang aman yang harus diskusikan dengan dokter hewan terlebih dahulu.

1. Berbahaya Menurunkan Berat Badan Terlalu Cepat

Kalau kehilangan berat badan terlalu cepat, kucing chubby kita berisiko terkena lipidosis hati, atau penyakit hati berlemak. Penyakit yang bisa berpotensi fatal.

Saat kita tidak makan dalam porsi yang cukup, hati kita akan mengubah lemak menjadi lipoprotein untuk energi. Masalahnya adalah, hati kucing tidak cukup efisien untuk menangani proses ini. Jadi saat tubuh kucing mengubah lemak menjadi energi, lemak akan menumpuk di hati.

Saat hati menjadi lebih gemuk, kerjanya akan semakin tidak baik. Gejala perlemakan hati pada kucing termasuk muntah, diare, mata menguning, depresi, air liur, bersembunyi di tempat-tempat aneh, lesu, leher lemah, dan gumpalan kecil tinja di dalam kotak pasirnya.

Ingat: 1 kg berat badan yang hilang pada kucing itu sama dengan sekitar 13 kg pada wanita yang memiliki berat 64 kilogram.

Perhitungan di atas memberikan kita gambaran seberapa cepat kucing kita harus menurunkan berat badannya.

Yang perlu kita pikirkan adalah membantu kucing untuk menjadi lebih sehat. Kucing yang kelebihan berat badan memiliki risiko lebih besar terhadap beberapa penyakit. Antara lain; penyakit jantung, radang sendi, tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit lainnya.

Sangat layak meluangkan waktu melakukannya dengan benar. Bawa ke dokter hewan dan dengar sarannya.

2. Diet Kucing – Beri Makanan Yang Tepat

cara mengatasi kucing tidak mau makan dan tidur terus - Photo by Hulki Okan Tabak on Unsplash
(Gambar: Hulki Okan Tabak)

Menurut berbagaisumber, makanan kaleng ternyata jauh lebih baik dalam membantu kucing menurunkan berat badan daripada makanan kering.

Makanan kaleng memiliki persentase protein yang lebih tinggi daripada makanan kering. Juga mengandung sekitar 70 persen air. Ini bisa membantu menjaga kucing terhindar dari dehidrasi.

Kalaupun memberi makanan kering, beri makanan yang berkualitas tinggi dan mengandung protein tinggi. Beri makanan kering dengan sekitar 35-45 persen protein untuk hasil terbaik.

Penting juga untuk mengganti makanan kucing secara bertahap, dengan mencampurkan makanan baru dengan makanan lamanya. Ini bertujuan agar kucing tidak sakit perut karena makanan barunya.

Makanan berprotein tinggi memiliki bonus tambahan, membuat kucing merasa lebih kenyang lebih lama.
Perhatikan juga soal kandungan serat, karena serat membantu pencernaan. Banyak dokter hewan yang memberikan rekomendasi menambahkan 1 sendok makan labu kalengan sehari, kalau selalu diberi makanan daging.

3. Jangan Terlalu Banyak Makan

Kucing Makan Nasi - getty images
(Gambar: Getty Images)

Kalau kucing mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang dibutuhkan dalam sehari, beratnya tentu saja akan bertambah.

Beberapa kucing sangat suka sekali makan, jangan beri makanan sekaligus banyak. Hal ini biasanya terjadi pada kucing yang dulunya tinggal di luaran dan sekarang tinggal bersama kita di dalam rumah.

Kucing-kucing tersebut terbiasa banyak bergerak dan terbiasa makan setiap mendapatkan makanan yang mereka temukan. Karena mereka belum tentu menemukan makanan saat lapar.

Kucing yang sebelumnya tinggal di luar akan sulit mengendalikan jumlah makanan kalau diberikan porsi langsung banyak.

Berat badan kucing ideal yang sehat, tergantung ukurannya, sekitar 3 – 4,5 kilogram. Kucing dengan berat 3 kilogram harus makan sekitar 0,6 – 1 ons makanan setiap kali makan.

Dalam sebuah sumber dikatakan bahwa, kucing peliharaan butuh sekitar 20 kalori per 1 pon berat badannya setiap hari.

Jadi kucing seberat 10 pon (4,54 kg) harus mendapatkan sekitar 200 kalori sehari. Nah, untuk membantu menurunkan berat badannya, kurangi jumlah kalori makanannya tidak lebih dari 20 kalori sehari.

Kalau kamu tidak yakin apakah kucing kita kelebihan berat badan atau berapa banyak makanan yang harus mereka dapatkan dalam sehari, sebaiknya konsultasikan dengan dokter hewan langganan terlebih dahulu.

4. Berikan Latihan

Memlihara Kucing Siberian di rumah - @mirabeau.the.siberian - 2
(Source: @mirabeau.the.siberian)

Agar kucing sehat juga perlu banyak berolahraga. Kita bisa mendorongnya untuk berolahraga dengan membuat kucing mengejar makanan atau mainan naik dan turun tangga. Juga bisa dengan menggunakan tongkat bulu atau laser pointer agar mereka mengejar dan berlarian di dalam rumah.

Jika hanya memiliki 1 kucing, pertimbangkan untuk mengadopsi kucing kedua. Kalau kedua kucing bisa rukun, meraka akan bermain satu sama lain. Mereka akan saling mengejar di sekitar rumah dan bisa meningkatkan latihan mereka secara signifikan.

Perlu kita ingat, membantu kucing mencapai berat badan yang sehat akan membantu mereka hidup lebih lama dan lebih bahagia.

Makanan berkualitas tinggi tentu saja akan terasa lebih mahal, namun kita pada akhirnya akan menghemat uang dalam jangka panjang. Yaitu dengan menghindari biaya dokter hewan di masa mendatang karena masalah kesehatan kucing kita yang gemuk.

Kesimpulan

Sekarang kita sudah mengetahui bersama mengenai diet kucing yang baik dan benar ya. Jangan beranggapan kalau kucing gemuk dan lucu dilihat itu sehat. Justru kita harus kawatir kalau beratnya melebihi dari berat ideal.

Baca juga:
* Beri Makan Telur Untuk Kucing, Pertimbangkan 3 Hal Ini!

Sama seperti manusia, tidak bagus juga menurunkan berat badan kucing dengan terlalu cepat. Kucing juga harus menurunkan berat badannya secara bertahap dan perlahan. Kamu punya pengalaman mempraktekkan diet kucing di rumah? Bagaimana ceritamu?

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*