20 Kebutuhan Anak Kucing yang Dia Ingin Kita Mengetahuinya

Kebutuhan Anak Kucing - tran mau tri tam - 81lVsfM4gQ - unsplash
(Gambar: tran mau tri tam/unsplash)
Kebutuhan Anak Kucing - planetkucing.com - yopie pangkey
Hal apa yang anak kucing ingin agar kita ketahui? Apa kebutuhan anak kucing tersebut? (Gambar: dok. planetkucing.com)

Kebutuhan anak kucing perlu sekali kita ketahui saat memeliharanya. Apalagi anak kucing tersebut baru hadir di rumah kita. Bagaimana cara agar anak kucing kita tersebut selalu sehat, aman, dan senang atau bahagia.

Planetkucing.com mencoba merangkum berbagai kebutuhan anak kucing dari berbagai sumber. Kita berbagi tips agar mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh kitten yang ada di rumah. Apa saja yang dirasakan oleh anak kucing. Apa yang sebenarnya yang dia ingin kita ketahui?

Baca juga:
* Cara Membuat Dot Kucing Sendiri, Mudah dan Murah!

Daftar Hal/Kebutuhan Anak Kucing yang Perlu Diketahui

Kebutuhan Anak Kucing - tran mau tri tam - 81lVsfM4gQ - unsplash
(Gambar: tran mau tri tam/unsplash)

Kalau kucing bisa berbicara layaknya manusia tentu saja mudah ya. Namun ada beberapa tanda yang bisa ketahui akan kebutuhannya. Simak terus sampai selesai ya.

1. Fahami Sinyal Tubuhnya

Yang perlu kita ketahui dari kucing (anak kucing/kitten) adalah, mereka sebenarnya pandai berkomunikasi. Kita harus belajar dan bisa memahami sinyal/bahasa tubuh mereka agar tidak terjadi salah faham.

Beberapa pesan yang ingin disampaikan mungkin halus ya. Namun kebanyakan bisa kita ketahui dengan jelas. Anak kucing akan mengajari kita bagaimana kita memahami keinginan mereka.

2. Latihan

Bukan anjing saja hewan peliharaan yang bisa dilatih manusia. Kucing pun bisa dilatih. Kucing itu cerdas dan mau belajar.

Kita hanya perlu meluangkan waktu untuk memahami apa yang kitten butuhkan. Mereka akan bisa merespons metode pelatihan yang wajar dan positif.

Apa yang kita latih sedari kecil, bisa bertahan hingga kucing kita dewasa.

3. Jangan Hilangkan Cakar

Cakar adalah bagian penting dari kucing. Menghilangkannya sama seperti manusia yang diamputasi jarinya.

Memang seringkali kucing mencakar/menggaruk sofa kita ya. Itu karena kucing peliharaan kita tidak disediakan garukan khusus. Mereka perlu menggaruk sesuatu.

4. Daging

Kucing adalah hewan karnivora. Itu bukan keinginan mereka, itu kebutuhan mereka. Walaupun kita seorang vegetarian, kucing tetap harus mendapatkan protein dari daging.

5. Perawatan

Anak kucing perlu perawatan secara teratur. Bahkan walaupun tidak pernah diajak keluar rumah, mereka perlu mendapat vaksinasi dan perawatan pencegahan parasit. Pastikan untuk mengunjungi dokter hewan secara teratur.

Baca juga:
* Yang Perlu Kita Ketahui Seputar Vaksinasi Kucing

6. Fahami Kondisi Kesehatannya

Kucing itu pandai sekali menyembunyikan rasa sakit dan penyakitnya. Nah, disini kita perlu memahami kalau ada perubahan perilaku darinya.

Saat mengetahui ada perubahan perilaku yang tidak wajar, segera bawa ke dokter hewan.

7. Dikebiri

Dengan mengibiri akan mengurangi keinginan kucing untuk berkeliaran. Bisa menghindari masalah perilaku kucing yang tidak kita inginkan. Juga bisa mengurangi risiko penyakit kanker tertentu.

Ada banyak sekali kucing di jalanan yang tidak terurus. Dengan mengebiri kita bisa membantu mengurangi jumlah kucing yang tidak terurus tersebut.

8. Bantu Anak Kucing Merasa Nyaman dengan Orang Lain

Kitten di rumah bisa jadi malu dengan orang lain yang ada/datang di rumah. Namun dengan kesabaran dan latihan yang baik, anak kucing kita bisa berkembang.

Kucing juga mahluk sosial, namun mereka tetap membutuhkan bantuan untuk merasa nyaman dengan orang lain.

9. Lebih Aman di Dalam Rumah

Keamanan anak kucing harus menjadi perhatian. Namun perlu juga melakukan pengayaan lingkungan, dengan memberikan stimulasi dan kesenangan yang ada di luar rumah tanpa ada bahaya.

10. Beri Tanda

Kita tidak ingin bukan kalau anak kucing kita tersesat di luar rumah. Anak kucing bisa saja merasa cemas dan stres di luar sana.

Pastikan kalau anak kucing kita bisa kembali ke rumah kita dengan selamat. Sebuah tanda bisa menjadi penting untuknya. Bisa berupa kalung khusus atau pasang microchip di dokter hewan.

11. Kotak Sampah yang Bersih

Kucing itu sebenarnya hewan yang suka sekali dengan kebersihan. Meraka akan merasa risih masuk ke kotak pasirnya jika dalam keadaan kotor.

Kalau kita memiliki lebih dari satu kucing atau ada hewan peliharaan lain, pastikan kita sediakan kotak pasir yang cukup dan memadai dengan ukuran yang pas bagi mereka.

12. Jadwal Makan yang Teratur

Sama seperti kita manusia, kucing juga harus makan dengan jadwal yang teratur. Jadi bukan memberikannya banyak makanan yang menggunung saat kita tinggal sendiri di rumah.

Lebih baik beri mereka makan beberapa kali dalam jumlah kecil per hari. Kita bisa berkonsultasi dengan dokter hewan mengenai berapa banyak kucing makan setiap harinya.

13. Kebutuhan Anak Kucing untuk Bermain

Kucing itu sangat membutuhkan permainan. Ajak mereka bermain secara fisik, mental dan emosional. Waktu bermain interaktif dengan kita itu adalah salah satu cara terbaik untuk belajar saling percaya dan mengembangkan ikatan yang lebih kuat.

Dengan bermain bersama juga akan membantu anak kucing tumbuh menjadi kucing yang lebih percaya diri.

14. Wilayah Vertikal

Kucing juag membutuhkan tempat yang lebih tinggi. Itu sebabnya kucing suka memanjat. Tempat tinggi memberikan kucing kita rasa aman, khususnya saat mereka tidur siang.

Berikan anak kucing sesuatu yang kuat dan kokoh untuk dipanjat. Bisa berupa rak kucing atau tempat di dekat jendela rumah.

15. Tempat Sembunyi

Kucing butuh tempat persembunyian. Jangan terlalu kawatir saat kucing peliharaan kita menghilang dari sekitar kita.

Kucing butuh mengatasi rasa cemas atau takut dengan bersembunyi di suatu tempat.

16. Pendekatan dengan Kucing Lain

Pada dasarnya kucing adalah hewan terotorial. Kucing butuh merasa seolah-olah kalau dia aman.

Jadi saat kita memutuskan untuk memelihara kucing lain, jangan langsung letakkan kucing tersebut di wilayahnya di rumah. Kita perlu meluangkan waktu untuk membentu kucing melalui proses pendekatan secara positif.

17. Jangan Menghukum

Kalau kucing melakukan suatu kesalahan yang tidak kita suka, itu bukan karena dia balas dendam. Jadi kita tidak perlu memberikannya hukuman. Tidak perlu memberinya pesan untuk takut ke kita.

Lebih baik untuk meluangkan waktu dan menyediakan apa yang dibutuhkannya. Gunakan metode yang baik saja.

18. Jangan Ditinggal Sendirian

Banyak dari kita yang memiliki anggapan kalau kucing bisa mudah saat kita tinggal berhari-hari sendirian di rumah. Kucing bisa saja sakit dan terluka. Bisa cemas saat “anggota keluarga”nya tiba-tiba lenyap dari rumah.

Kita bisa menyewa pengasuh hewan peliharaan atau ke tempat penitipan hewan yang kamu percaya. Ditinggal sendirian bisa sangat menakutkan bagi anak kucing.

19. Ajari Penggunaan Wadah atau Tempat Baru

Saat hendak ke dokter hewan atau pergi liburan, tentu kita membawa kucing kita dalam satu tempat ya. Bisa berupa box atau tas khusus.

Sebelum menggunakannya ke luar rumah, sebaiknya latih dulu anak kucing kita agar bisa menyesuaikan diri dengan tempatnya tersebut. Sehingga saat kita membawanya keluar rumah, kucing tidak menjadi stres.

20. Menjadi Bagian dari Keluarga

Saat masih kecil, atau masih anakan, kucing terlihat sangat imut dan lucu. Dan kita sangat senang memeliharanya.

Jangan ubah perasaan kita kepada kucing tersebut hingga dewasa. Kucing juga butuh dan pantas untuk memiliki keluarga dan tempat tinggal yang layak.

Kesimpulan

Sekarang kita semua sudah jelas dan mengetahui ya apa sebenarnya yang dirasakan dan diperlukan oleh anak kucing di rumah.

Baca juga
* 6 Cara Menenangkan Kucing Stress, Efektif dan Cepat

Mengetahui kebutuhan anak kucing akan sangat membantu membuatnya merasa aman, nyaman, dan bahagia di rumah. Luangkan waktu untuk memahami, mempelajari, dan memberikan apa yang anak kucing kita butuhkan. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa berbincang-bincang dengan dokter hewan langgananmu. Semoga bermanfaat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*