Kucing Suka Menggigit, Apa yang Harus Kita Lakukan?

Gambar kucing menggigit jari - outsideonline
Gambar kucing yang sedang bermain dan menggigit jari. (Sumber: outsideonline.com)
Kucing suka menggigit - kiszon pascal - Getty Images
Kucing suka gigit tangan/kaki kita, apa yang harus kita lakukan? (Gambar: kiszon pascal/Getty Images)

Kucing memiliki gigi, dan giginya menggigit! Bahkan kucing yang paling imut pun bisa menggigit jari tangan dan kaki kita. Kenapa kucing suka menggigit?

Kucing suka menggigit itu sebuah perilaku yang masuk akal bagi mereka kucing. Meskipun tidak masuk akal bagi kita manusia. Mengapa kucing mengemut atau menggigit jari kita saat mencoba untuk menunjukkan kasih sayang?

Baca juga:
* Cara Membuat Dot Kucing Sendiri, Mudah dan Murah!

Kenapa kucing suka menggigit?

Berikut ini beberapa penjelasan mengapa kucing kita menggigit. Juga beberapa solusi yang mungkin bisa dicoba untuk mengekang perilaku yang tidak kamu inginkan.

1. Bermain-main

Gambar kucing menggigit jari - outsideonline
Gambar kucing yang sedang bermain dan menggigit jari. (Sumber: outsideonline.com)

Kucing menguntit, berlari, melompat, mengejar, menerkam, serta menyergap, itu untuk menangkap tikus dan untuk kesenangan. Kalau jari-jari kaki kita bergoyang-goyang di atas karpet, bisa jadi kucing menganggapnya sebagai sesuatu yang enak.

Mereka akan mengikuti dan mengintili kaki kita, sampai akhirnya bisa menerkam dan menggigitnya.

Perilaku ini akan terlihat lucu kalau anak kucing melakukannya, bukan kucing dewasa. Kucing dewasa akan melakukan hal serupa dengan kekuatan berburu penuh.

Untuk menghindari kaki dari gigitan kucing, kamu bisa gunakan mainan jenis pancing. Jangan biarkan kaki kita menjuntai di kursi yang bisa diraih oleh kucing. Kucing bisa jadi keliru, menganggap kaki kita sebagai mainan.

Mengajari kucing untuk mengejar mainan yang tepat, bukan bagian tubuh kita, bisa menjadi jalan keluar dalam menghentikan gigitan.

2. Belaian

Kucing suka menggigit - youtube Howcast
(Sumber: youtube Howcast)

Terkadang saat kita belai-belai dan putar kepalanya, kucig akan terdengar seperti mendengkur kesenangan. Lalu mereka menggigit tangan kita dan melompat ke lantai.

Serangan seperti ini belum begitu terpahami dengan baik. Ahli perilaku binatang meyakini, terlalu banyak kontak fisik, bisa juga membuat kucing kesal jika mereka memiliki ambang stimulan yang rendah.

Biasanya sebelum menggigit, kucing akan memberi tanda peringatan. Kita harus memperhatikan sinyal-sinyal ini:

  • Memutar kepala dengan cepat ke tanganmu
  • Meratakan telinga mereka atau memutarnya
  • Menggerakkan ekor
  • Gelisah
  • Pupil-pupil melebar

Kalau kamu melihat tanda-tanda seperti diatas, berhentilah membelainya.Kalau kucing berada di dalam genggaman, segera letakkan di lantai. Solusi utama untuk masalah ini adalah dengan memperhatikan bahasa tubuh kucing dan segera meresponsnya.

Atau saat kamu melihat ada tanda-tanda kalau kucing kita terlalu bersemangat, mundurlah. Biarkan mereka kembali kepada kita dengan kecepatan mereka sendiri jika mereka menginginkan diri mereka sebagai hewan peliharaan kembali.

3. Serangan Wilayah

Kucing suka gigit - Photo by Makhmutova Dina on Unsplash
Saat merasa wilayahnya terganggu, kucing bisa saja mengejar dan menggigit. (Photo by Makhmutova Dina on Unsplash)

Secara alami, beberapa kucing akan melindungi wilayah mereka. Biasanya jenis serangan, terkait wilayah ini, ditujukan kepada kucing lain. Namun bisa juga diarahkan ke manusia atau hewan peliharaan lainnya.

Seekor kucing menandai wilayah mereka dengan ‘berpatroli’ di area tertentu. Lalu mereka menggosok dagu atau menyemprotkan air seni di tempat tersebut. Kucing akan menyergap atau mengusir hewan lain dari areanya, dengan menunjukkan postur ofensif seperti mendesis atau memukul.

Wilayah kucing bisa seluruh rumah, kamar, atau bahkan kotak sampah.

Ini bisa jadi menjadi perilaku yang sulit untuk kita atasi. Namun, kita dapat menggunakan latihan dan pengkondisian untuk membantu kucing bergaul dengan siapa pun. Agar mereka terpicu untuk bereaksi wajar, apakah itu kepada manusia atau hewan peliharaan lain.

Ada baiknya juga untuk berkonsultasi dengan dokter hewan atau ahli perilaku hewan langgananmu.

Karena mereka lebih ahli dan dapat lebih memahami kebutuhan kucing kita. Bersabarlah kepada diri sendiri dan bersabar kepada kucing kita selama proses ini.

4. Serangan terarah

Mengaoa Kucing suka menggigit - ourkindredcatscom
Sekarang sudah tahu jawaban mengaoa kucing suka gigit kan? (Gambar: ourkindredcats.com)

Jenis serangan ini terjadi saat seekor kucing terpancing oleh kucing lain, hewan peliharaan, atau orang yang tidak dapat mereka jangkau.

Misal, ada kucing yang berjalan di luar jendela bisa membuat kucing di dalam rumah kesal. Mereka tidak bisa keluar rumah dan menghampiri kucing yang diluar rumah yang memicu kemarahan mereka.

Sehingga, mereka menyerang siapa saja yang ada didekatnya. Bisa hewan peliharaan lain atau juga anggota keluarga kita.

Serangan jenis ini berbahaya karena kucing tidak terkendali. Mereka menjadi agresif dan mengarahkan serangannya dimana saja mereka bisa.

Agar kamu tidak digigit, jangan mendekati kucing yang gelisah seperti ini. Pergi dan biarkan saja kucing tersebut tenang sendiri.

Kamu harus berkonsultasi dengan dokter hewan atau ahli perilaku hewan, kalau hal ini sering terjadi.

Karena bisa membahayakan kita, kucing itu sendiri, atau siapapun atau hewan peliharaan yang sedang berada di dekat kucing tersebut.

Periksa ke Dokter atau Ahli Hewan

Oya, kalau kucing kita mulai suka menggigit atau menjadi lebih agresif tidak seperti biasanya, perlu juga periksakan ke dokter hewan. Jika tidak ada alasan medis terkait perilaku menggigit tersebut, kamu bisa dirujuk ke ahli perilaku hewan untuk mendapatkan bantuan.

Baca juga:
* 6 Manfaat Memelihara Kucing, Bisa Bikin Bahagia juga Lho!

Mengetahui penyebab kucing suka menggigit secara agresif dan ‘menyembuhkannya’ segera, menjadi halpenting buatmu.

Apakah kucing dirumahmu pernah menggigit? Menurutmu mengapa kucingmu suka menggigit?

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*